Blog pribadi bukan tempat buat diskusi. Isinya urusan hati jangan sampai keluar caci maki. Salam Panyoet!

Thursday, April 25, 2013

Comeback !!! (Pengalaman UN terakhir)

Nge-blog lagi setelah sekian lama memang rada panik. awalnya sih memang pengen kembali nulis atau posting tulisan baru, namun sering ketunda gara-gara.... yap, gara-gara malas.

Yaelah, Malas ? masih ada yang begituan ? pasti banyak yang berpikir gitu. wajar, masak ente punya blog tapi ditinggal begitu aja, cukup masalah cinta aja kali tur *sip ini udah freak*
Oke, kita balik ke topik aja. Ini mau share seberapa banyak sih hal yang saya hadapi dan lewati selama ini dan wajib dipublikasikan ke media berupa tempat curhat online ini. Dengan selesainya UN kemarin, alias saya selesai dalam tahap pembelajaran baik di tingkat SMK maupun dalam batasan sebagai seorang pelajar semenjak TK sampai jadi anak STM tapi gak dipercaya sampai saat ini *faakkk*.

UN sih gak masalah bagi saya jika memang harus saya hadapi. lha wong hasilnya gak dipake buat syarat masok surga kan ? nah, makanya saya sih woles aja. Tapi, kewolesan saya ternyata berimbas ke Kemdikbud (ntah iya tu) yang mana pada tahun ini UN nya amburadul.

UN amburadul ? yap, bayangin aja ya. semenjak kapan sih istilah serentak itu adalah ketika di daerah laen mulai UN nya itu tanggal 15 April alias hari Senin sementara 11 provinsi lainnya malah UN di tanggal 18 April alias sehabis UN nya daerah lain -___-

Freaky, yoi men. itu saya akui sendiri. rada aneh aja. waktu saya liat berita dan mengabarkan bahwa 11 Provinsi itu paket soalnya plus LJK itu di cetak oleh perusahaan yang berbeda dengan daerah laen. alias setiap regional punya percetakan masing-masing sesuai dengan pemenangan tender yang ada.

PT. Ghalia Indonesia Printing yang berpusat di kota hujan, Bogor, memenangkan tender paket 3 alias mendapat jatah mencetak paket ujian nasional SMA sederajat di 11 provinsi yang semuanya berada di Indonesia bagian Tengah. Keanehan yang terjadi adalah mereka menang tender dengan penawaran untuk proyek ini yang cukup tinggi sebesar Rp. 22,8 Miliar yang notabene seharusnya telah gugur dalam sistem administrasi keuangan mengingat dalam hal tender, tim yang dimungkinkan menang itu biasanya adalah yang memberi penawaran terendah yang mana tidak memberatkan keuangan ketika proyek dilaksanakan.

Nah, anehnya kenapa Kemdikbud memutuskan PT. Ghalia yang menang sementara seingat saya ada 3 lagi perusahaan percetakan yang memberikan harga penawaran tender yang lebih murah atau berada sedikit di bawah penawaran PT. Ghalia.  

Ada satu Perusahaan Percetakan yang saat tender tersebut ternyata memberikan penawaran di bawah 20 Miliar yaitu PT. Aneka Ilmu. Ntah mengapa, malah mereka gagal dan tidak mendapat jatah menang di tender untuk paket ke 3 tersebut. Padahal diketahui bahwa mereka (PT. Aneka Ilmu) berhasil menang tender di paket 1 sampai 5 yang seharusnya terselip paket 3 dong. Tapi buktinya tidak demikian, malah yang MALAH yang MENANG tender tersebut.

                                                              ********************

Oooo iya, saya baru ingat. Dengan melihat paket-paketan pada tender percetakan soal serta LJK UN ini ternyata membentuk yang namanya regional tertentu yang mana ada cakupan-cakupan tersendiri bagi setiap perusahaan pemenang tender untuk mencetak soal dan LJK sesuai dengan wilayah yang dimenangkannya. Makanya kenapa terjadi tertundannya kiriman soal dan LJK hanya di beberapa daerah saja. Sementara daerah yang paling tidak memiliki masalah adalah di Pulau Jawa. di Sumatera paket soal memang datang tepat waktu, tapi masih ada aja tertukar antar beda jurusan dan adapula yang paket soalnya sudah sampai ke Ibukota provinsi tapi telat sampai ke daerah.

Di Banda Aceh sendiri yang notabene saya ikutan Ujian Nasional juga. Terutama jika mengenai di sekolah saya atau SMK N 2 Banda Aceh (di sekolah lain saya tidak tahu-red). Tidak terjadi masalah tentang keterlambatan paket soal ke Aceh, kecuali kebodohan saya sendiri yang meninggalkan kartu peserta UN di dalam baju yang dicuci yang membuat kartunya jadi hancur lebur (ini bukan masalah tur tapi bego namanya :| ).

Problem pada paket soal yang terlambat memang tidak ada, tapi yang terjadi adalah LJK yang ternyata "Bersetubuh" dengan paket Soal #faaakkk . Saya masih simpan pesan singkat yang kawan smp saya kirimkan malam sebelum besoknya UN hari pertama tentang paket Soal UN yang "Bersetubuh" dengan LJK tersebut.

Tulisannya rada alay singkat-singkat gitu ya :)

Saya tak sempat foto bagaimana paket Soal itu "Bersetubuh" dengan LJKnya. Tapi, yang pasti ketika hari pertama itu dengan penggaris 30 cm saya berserta seluruh jajaran peserta UN (alay tulisan ke tur) lumaya ketakutan ketika harus melepaskan dua benda itu ketika mereka masih "Bersetubuh" tersebut. Namun, semuannya berjalan lancar. eh, selesai satu masalah ternyata masih ada masalah baru lagi yaitu LJKnya jika kita hapus menggunakan penghapus (jika salah dalam membulatkan) maka bulatan yang terdapat di LJK tersebut malah hilang #faaaakkkk

Kualitas LJK jadi rendah dan sangat tipis mengingat dicetak berbarengan dengan paket soal (yang notabene tipis abis) dan membuat yang ikut ujian jadi stress blegedes. Bahkan yang SMP saja yang baru selesai UN tadi pagi mengatakan LJKnya seperti tisu alias mudah sobek, Whatttt !!!!

Terang saja, saya ketika Ujian di Hari kedua karena silap dua butir jawaban padahal sudah saya bulatkan penuh di jawaban tersebut terpaksa menghapus agar tidak hilang nilai saya. Dan yang terjadi ternyata 2 butir nomor yang saya jawab (seingat saya nomor 8 dan 19) bulatan huruf B dan E (padahal gak ada pilihan E di Bahasa Inggris -____- ) hilang dengan mudahnya. Panik ? ya jelaslah braayyy. bayangkan saja, jika nantinya LJK saya tidak bisa terbaca hanya karena kualitas cetakan yang kelewat kamfreetttt tersebut kan itu kacau dan bisa membuat saya tidak lulus. Ternyata hal ini sudah sebelumnya terjadi dengan kawan-kawan saya yang satu Ruangan Ujian. Dan pengawasnya bilang tidak masalah, nanti bakalan ada pemeriksaan secara Manual pada LJK nya.

Yah, begitulah kejadian yang bisa saya share di part pertama ini mengenai UN terakhir saya (dan semoga terakhir selamanya). Nanti saya Share lagi, ini dicukupin dulu ntar overdosis gara-gara virus saya lagi.

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Recent Posts

Powered by Blogger.
Scroll To Top