Blog pribadi bukan tempat buat diskusi. Isinya urusan hati jangan sampai keluar caci maki. Salam Panyoet!

Wednesday, March 4, 2015

Tanda, Semiotika, atau Apalah Itu Namanya!



Tanda, Semiotika, atau Apalah Itu Namanya!


Kau kali ini memunculkan tanda tapi tetap saja tak pernah ada interaksi lagi antara kita. Apakah aku harus merangkai tanda-tanda itu sehingga bisa ada dialog yang tanpa suara antara aku dan kau. Seakan-akan aku bisa bercengkrama tanpa perlu adanya a,i,u,e,o? 

Aku malas dengan semua semiotika yang kau munculkan itu. Hari ini kau munculkan wajah yang tertawa. Esok kau menampakkan muka yang bermuram durja. Mengapa? Mengapa harus ada misteri yang sangat tidak bisa aku mengerti antara kita? tidak cukupkah menelan banyak tanda hingga masuk ke perut dan membesar hingga meletus seperti maumu.

Cobalah mengerti akan maksudku. Kau tiba-tiba ingin aku mendengar suaramu tapi harus menjawab apa makna dibalik tanda yang kau munculkan. Ini membuat seakan-akan suaramu hanyalah hadiah dari jerih payah memecahkan kode morse dari tentara yang bergelirya.

Sumpah lebih baik tidak usah saja kutemui dirimu lagi. Letih rasanya berdiri didepan para tanda yang menanyai arti mereka yang aku sendiri tak tahu apa-apa. Coba kau tebak tanda yang kukirimkan ini? Selamat tinggal? Benar! Ini kado buatmu berisi lukisan bergambar aku yang pergi menjauh darimu.

Bandung, 5 Maret 2015

0 comments:

Post a Comment

Popular Posts

Recent Posts

Powered by Blogger.
Scroll To Top