Yap,
Daft Punk! Tepat sekali tebakan anda, dan anda mendapatkan sebuah mobil jaguar
langsung saja ambil di jurang ya (joke olga syahbandar *eh syahputra). Walau pic
diawalnya adalah musisi asal Perancis tapi saya tidak akan membahas mereka lho.
Anda lihat helm yang menutupi kepala mereka? nah saya akan bahas tentang merk
dari helm tersebut *lha.
Jika anda
membaca tulisan saya di 2 post awal tahun yang rada serius cara penulisannya
sekarang saya mau rada rileks, jadi serius terkadang membosankan (makanya anda
sering ngejoke ketika kerja dikantor dengan rekan sejawat waktu makan siang
walau seringnya garing :p). apalagi berhubung bulan ini bulan yang katanya
penuh cinta dan saya belum punya seorang yang benar-benar saya cintai maka saya
lampiaskan apa yang nyangkut di hati ya disini (curhat kan lho).
Back to
helmet. Saya tidak bahas tentang merk helmnya Daft Punk kok tapi saya mau bahas
cara belinya aja dimana *aduh. Yaudah ini serius dah. Ada apa dengan topeng
atau penutup muka? Kalau disini penutup muka itu maksudnya helm. Banyak orang
yang sangat suka hal yang misterius dan menyembunyikan sesuatu hal yang padahal
biasa saja. seperti itulah dengan helm yang dipakai oleh duo Daft Punk. Jika anda
lihat mereka memakai helm layaknya robot dengan penampilan serba tertutup
(kostumnya) yang bakalan tidak bakal ditangkap oleh WH (Polisi Syariah di Aceh)
akibat menutup aurat dengan sangat baik bahkan oleh Polantas (karena mereka
pake helm) dan memainkan music elektronik yang keren pasti anda langsung
terpikir ini adalah musisi yang diproduseri langsung oleh Pharell Williams dan
bernama Daft Punk. Jika mereka tidak memakai kostum tersebut dan memainkan lagu
darinya Daft Punk maka orang tidak akan mempercayainya atau malah berpikir
bukan Daft Punk.
Bisa saja
orang kalaupun kedua musisi ini membuka helmnya dan nampil dengan tanpa helm
tersebut maka cenderung penonton atau para pendengar kurang sreg karena tahunya
bahwa Daft Punk itu pake helm tapi tidak bawa motor *yaiyalah.
Berarti
kalau begitu Magic Happen dong? Memang jadinya seperti ada magis tersendiri dan
itu tidak bisa dipungkiri. Banyak orang yang penasaran dengan apa yang ada
dibalik helm tersebut? Apakah hidung mereka lubangnya lebih dari 2? Atau 2
lebih dari lubang hidung mereka? (ini apaan coba?).
Tapi,
ya begitulah adanya ketika banyak yang penasaran dan pengen tahu gimana sih
wajah kedua orang tersebut saya rasa semua orang ketika melihat wujud dari
wajah mereka setelah dibuka berharap tetap ditutup karena lebih cocok ditutup
akibat faktor helm robotic identik dengan Daft Punk.
Itu kan
Daft Punk ya sebenarnya sebelum Daft Punk itu ada band cadas dari Amrik yaitu
Slipknot dan identik dengan memakai topeng. Saya lumayan menyukai music mereka
karena memang saya punya selera akan semua genre music yang ada di dunia dan
saya suka akan hal tersebut.
Slipknot
ini aliran musiknya ya Nu Metal, tidak usah saya bahas lagi ya :)
Tapi bayangin
saja ketika saya melihat foto ketika mereka membuka topengnya dan menampakkan
muka atau wajah yang selama ini ditutupi atau tertutupi tersebut. Dan tampangnya
hampir dari semua personil tidak cocok sekali dengan tampang anak band music aliran
metal. Bayangkan jika mereka tidak menggunakan topeng. Wibawa cadasnya hilang
dah -_-
Dengan adanya
topeng juga ini menunjukkan identitas tersendiri dan itulah yang saya ingin
kemukakan. Sesungguhnya topeng atau helm yang menutupi wajah tidaklah bisa
disebut buruk atau terkesan menutupi sesuatu hal yang seharusnya tidak usah
ditutupi tapi terkadang anda perlu topeng untuk menunjukkan bahwa anda punya
identitas tertentu disuatu waktu atau suatu kesempatan.
Bayangkan
anda yang jengkel dengan bos atau kawan kerja dan anda harus tetap berhubungan
dengan mereka untuk membentuk kepentingan yang sangat baik demi keberlangsungan
perusahaan. Anda kemudian menunjukkan wajah jengkel tersebut ketika menemui
mereka. apa yang terjadi? kejengkelan itu bakalan berakibat fatal bagi
produktivitas anda dan bisa saja anda dipecat (yaiyalah jengkel sama bos
sendiri).
Ketika anda
jengkel terhadap seseorang atau suatu keadaan cobalah anda menggunakan topeng
atau helm (tapi bukan dalam artian topeng atau helm berbentuk fisik) tapi dalam
bentuk tampang yang akan anda tampilkan yaitu tetap tersenyum dan merasa bahwa
anda seakan tidak punya rasa jengkel tersebut. Menutupi rasa jengkel dengan ‘topeng
atau helm’ merupakan hal yang tepat ketika anda harus mendapatkan situasi yang
sangat tidak mungkin anda hindari seperti hal yang saya maksudkan diatas tadi. Walau
terkesan membohongi orang tapi ada baiknya membuat hubungan tetap terbina
dengan baik melalui cara ini daripada merusaknya dengan cara yang juga
menjengkelkan.
Ketika diatas
panggung, Daft Punk adalah Daft Punk dengan Helm, gayanya yang funky dan kostum
yang sangat futuristic. Ketika menghentak panggung dengan distorsi, Slipknot
adalah band dengan tampilan serba metal, terkesan keras dan disertai topeng
yang punya karakteristik tersendiri. Tapi, ketika turun panggung menemui teman,
sahabat, keluarga bahkan pasangan mereka maka mereka akan menanggalkan itu
semua dan menjadi orang yang sama seperti kita yang bisa ramah, sedih dan
gembira serta apapun itu.
‘Topeng
atau Helm’ bisa dipakai kapan kita perlukan dan bisa dilepas kapan kita mau. Masing-masing
dari ‘Penutup Muka’ tersebut mempunyai waktu dan cara penggunaannya. Salahkah anda
menggunakan ‘topeng’? Salahkah ketika anda ingin bergaya dengan ‘helm’? tidak
ada yang salah. Yang salah adalah ketika anda tidak mengerti cara menggunakan
kedua barang tersebut dan malah menyusahkan orang ketika berhadapan dengan anda
dan malah anda bakal kesusahan untuk melepas ‘Topeng atau Helm’ itu karena
sudah terbiasa (dengan salah cara penggunaannya).
Jadi sekarang
sedang memakai ‘Topeng atau Helm’ apa anda? Atau sudah berapa ‘Topeng atau Helm’
yang anda gunakan selama hidup ini? Dan Bergunakah ‘Topeng atau Helm’ itu? atau
Cuma dipakai tapi tak punya manfaat sama sekali?


0 comments:
Post a Comment